Sunday, October 7, 2012

Sudahkah kau kirim rasa syukur mu ?



Sudahkah kau kirim rasa syukur mu ?
-          Sebuah cerita khayal tentang perjalan di langit bersama malaikat    -
Kami berjalan
memasuki suatu ruang kerja yang penuh dengan para malaikat.
Malaikat yang mengantarku berhenti di depan
ruang kerja pertama dan   berkata,"Ini adalah Seksi
Penerimaan. Disini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah, diterima".
Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia. Kemudian,....  aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang. lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua
Malaikat-ku berkata, "Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman.  Disini, kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses  dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya".
Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi. Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor  panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk disana, hampir tidak melakukan apapun.

"Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih", kata Malaikatku pelan.  Dia tampak malu.
"Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?", tanyaku.
"Menyedihkan", Malaikat-ku menghela napas. "
Setelah manusia menerima rahmat  yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang  mengirimkan pernyataan terima kasih".
"Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas rahmat Tuhan?", tanyaku.
"Sederhana sekali", jawab Malaikat. "Cukup berkata, ALHAMDULILLAHIRABBIL AALAMIIN, Terima kasih, Tuhan' ".
Lalu, rahmat apa saja yang perlu kita syukuri?”, tanyaku.
Malaikat-ku menjawab, "Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, Pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan  tempat untuk tidur, Maka  engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini.
  "Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh,  maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.
"Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di bukumu, engkau adalah bagian  dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.
Juga.... "Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan  daripada kesakitan ... engkau lebih dirahmati  daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga  hari ini.
"Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan  yang amat sangat ....
 Maka, engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di
dunia".
"Jika,........ engkau dapat menghadiri Masjid atau pertemuan religius tanpa ada ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan, atau kematian ...M a k a,....   engkau lebih dirahmati daripada 3 milyar orang di dunia
 "Jika,.... orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan ...Maka,..... engkau termasuk orang yang sangat jarang.
"Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum,  maka,..... engkau bukanlah  seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan  semua mereka yang berada  dalam keraguan dan keputusasaan.
   "Jika,...  engkau dapat membaca pesan ini,  maka engkau menerima rahmat ganda yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu, berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa, engkau lebih dirahmati  daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali".
Nikmatilah hari-harimu, hitunglah rahmat yang telah Allah anugerahkan kepadamu. Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua  teman-temanmu untuk mengingatkan mereka betapa  dirahmatiNya kita semua.
"Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu' ". (QS:Ibrahim (14) :7 )
Ditujukan pada :
Departemen Pernyataan Terima Kasih:
   "Terima kasih, Allah!
Terima kasih, Allah, atas
 anugerahmu berupa kemampuan
 untuk menerjemahkan dan membagi pesan ini dan
 memberikan aku begitu banyak
 
teman-teman yang istimewa untuk saling berbagi".

0 comments:

Post a Comment