Tuesday, March 29, 2016

Rezeki itu.....


 setetes nasehat dari ustadzhanda, salim a fillah


Rizqi memiliki tempat dan waktu bagi turunnya. Ia tak pernah terlambat, hanyasanya hadir di saat yang tepat.

Di antara makna rizqi adalah segala yang keluar masuk bagi diri dengan anugrah manfaat sejati. Nikmat adalah rasa yang terindra dari sifat maslahatnya. Kasur yang empuk dapat dibeli, tapi tidur yang nyenyak adalah rizqi. Ia dapat saja terkarunia di alas koran yang lusuh, dan bukan di ranjang kencana yang teduh. Hidangan yang mahal dapat dipesan, tetapi lezatnya makan adalah rizqi. Ia dapat saja terkarunia di wadah daun pisang bersahaja, bukan di piring emas dan gelas berhias permata. 

Ada yang bergaji 100 juta rupiah setiap bulannya, tapi tentu rizqinya tak sebanyak itu. Sebab ketika hendak meminum yang segar manis dan mengudap yang kue yang legit, segera dikatakan padanya, “Awas Pak, kadar gulanya!” Ketika hendak menikmati hidangan gurih dengan santan mlekoh dan dedagingan yang lembut, cepat-cepat diingatkan akannya, “Awas Pak, kolesterolnya!” Hatta ketika sup terasa hambar dan garam terlihat begitu menggoda, bergegaslah ada yang menegurnya, “Awas Pak, tekanan darahnya!”

Rasa nikmat itu telah dikurangi.

Lagi-lagi, ini soal rasa. Dan uang yang dia himpunkan dari kerja kerasnya, amat banyak angka nol di belakang bilangan utama, disimpan rapi di Bank yang sangat menjaga rahasia, jika dia mati esok pagi, jadi rizqi siapakah kiranya? Apa yang kita dapat dari kerja tangan kita sendiri dan kita genggam erat hari ini, amat mungkin bukan hak kita. Seperti hartawan yang mati meninggalkan simpanan bertimbun. Mungkin itu mengalir ke ahli warisnya, atau bahkan musuhnya. Allah tak kekurangan cara untuk mengantar apa yang telah ditetapkanNya pada siapa yang dikehendakiNya.


Rizqi sama sekali bukan yang tertulis sebagai angka gaji.

Sebaliknya pula, ada seorang lelaki bersahaja yang tidak mampu membeli mobil sepanjang hidupnya. Tapi sungguh Allah telah menetapkan bahwa rizqinya adalah naik mobil ke mana-mana. Maka para tetangga selalu berkata bergiliran padanya, “Mas, tolong hari ini pakai mobil saya untuk kegiatannya ya. Saya senang kalau Mas yang pakai. Sungguh karenanya terasa ada berkah buat kami sekeluarga.” Dan pemilik mobil pergi bekerja ke kantornya dengan mengayuh sepeda. Sebab itulah yang disarankan dokter padanya.


Rizqi sama sekali bukan soal apa yang dimiliki.

Dzat Yang Mencipta kita, sekaligus menjamin rizqi bagi penghidupan kita, adalah Pemilik, Pemelihara, dan Pengatur segala urusan kita. Dialah Allah Subhanahu wa Ta’ala, tiada sekutu bagiNya. Maka bagaimana kiranya, jika anugrah dariNya justru kita gunakan untuk mendurhakaiNya? Maka apa jadinya, jika dengan karuniaNya kita malah tenggelam dalam maksiat dan dosa?

“Sesungguhnya seseorang dihalangi dari rizqinya”, demikian Rasulullah bersabda sebagaimana dicatat oleh Imam Ahmad, “Disebabkan dosa yang dilakukannya.”

Ada beberapa keterangan ‘ulama tentang dosa menghalangi rizqi ini, yang selaiknya kita simak. Pertama, bahwa memang yang bersangkutan terhalang dari rizqinya, hingga ke bentuk zhahir rizqi itu. Ini sebagaimana firman Allah tentang dakwah Nuh pada kaumnya.

“Maka aku katakan kepada mereka, “Mohonlah ampunan kepada Rabb kalian. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepada kalian dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anak kalian, dan mengadakan untuk kalian kebun-kebun dan mengadakan di dalamnya sungai-sungai.” (QS Nuh [71]: 10-12)

“Maknanya”, demikian ditulis Imam Ibnu Katsir dalam Tafsirul Quranil ‘Azhim, “Jika kalian bertaubat kepada Allah, meminta ampun kepada-Nya dan kalian senantiasa mentaatiNya, niscaya Dia akan membanyakkan rizqi kalian dan menurunkan air hujan serta keberkahan dari langit.”

“Selain itu”, lanjut beliau, “Dia juga akan mengeluarkan untuk kalian berkah dari bumi, menumbuhkan tumbuh-tumbuhan untuk kalian, melimpahkan air susu perahan untuk kalian, membanyakkan harta dan anak-anak kalian, menjadikan kebun-kebun yang di dalamnya terdapat bermacam-macam buah untuk kalian, serta mengalirkan sungai-sungai di antara kebun-kebun itu untuk kalian.”

Jika bertaubat menjadikan berlimpahnya bentuk rizqi, maka berdosa berarti membatalkan semua itu. Ini pemahaman pembalikannya.

Keterangan yang kedua, bahwasanya yang dihalangi dari si pendosa adalah rasa nikmat yang dikaruniakan Allah dari berbagai bentuk rizqi tersebut. Rizqi tetap hadir, tapi rasa nikmatnya dicabut. Rizqi tetap turun, tapi rasa lezatnya dihilangkan. “Maka”, demikian menurut Imam An Nawawi, “Karena dosa yang menodai hatinya, hamba tersebut kehilangan kepekaan untuk menikmati rizqinya dan mensyukuri nikmatnya. Dan ini adalah musibah yang sangat besar.”

Hujjah bahwa semua bentuk rizqi itu tetap turun, ada dalam berbagai hadits Rasulillah. Ada yang sudah kita sebut, demikian pula yang berikut ini:

“Sesungguhnya Jibril mengilhamkan ke dalam hatiku”, demikian sabda Rasulullah dalam riwayat Imam Ath Thabrani dan Al Baihaqi, “Bahwa tidak ada satu pun jiwa yang meninggal kecuali telah sempurna rezekinya. maka bertakwalah kepada Allah dan perbaguslah dalam mencari rezeki. Jangan sampai lambatnya rezeki menyeret kalian untuk mencarinya dengan bermaksiat kepada Allah, karena apa yang ada pada sisi Allah tidak akan bisa diperoleh dengan bermaksiat kepada-Nya.”

“Apa yang ada di sisi Allah”, demikian lanjut Imam An Nawawi, “Adalah ridhaNya yang menjadikan rizqi itu ternikmati di dunia, berkah senantiasa, dan menjadi pahala di akhirat. Maka memang ia tak dapat diraih dengan kemaksiatan dan dosa.”

“Adapun ayat dalam Surah Nuh”, terusnya, “Khithab da’wahnya ditujukan kepada orang kafir, yang meskipun mereka mengingkari Allah dan menyekutukanNya, tapi Allah tidak memutus rizqi mereka secara mutlak. Akan tetapi, jika mereka beristighfar dan bertaubat, sesungguhnya karunia yang lebih besar pastilah Allah limpahkan.”

Menghimpun kedua catatan ini, amat jadi renungan sebuah kisah tentang Imam Hasan Al Bashri. Pada suatu hari, seorang lelaki datang kepada beliau. “Sesungguhnya aku”, ujarnya pada Tabi’in agung dari Bashrah itu, “Melakukan banyak dosa. Tapi ternyata rizqiku tetap lancar-lancar saja. Bahkan lebih banyak dari sebelumnya.”

Sang Imam tersenyum prihatin. Beliau lalu bertanya, “Apakah semalam engkau qiyamullail wahai Saudara?”

“Tidak”, jawabnya heran.

“Sesungguhnya jika Allah langsung menghukum semua makhluq yang berdosa dengan memutus rizqinya”, jelas Hasan Al Bashri, “Niscaya semua manusia di bumi ini sudah habis binasa. Sungguh dunia ini tak berharga di sisi Allah walau sehelai sayap nyamukpun, maka Allah tetap memberikan rizqi bahkan pada orang-orang yang kufur kepadaNya.”

“Adapun kita orang mukmin”, demikian sambung beliau, “Hukuman atas dosa adalah terputusnya kemesraan dengan Allah, Subhanahu wa Ta’ala.” 

sumber: http://salimafillah.com/rizqi-kita-soal-rasa/

Saturday, March 26, 2016

Bahagia itu sederhana



Bahagia itu sederhana......
Bersama meniti ketaatan kepada-Nya, dengan mempelajari serta mengikuti jalan para nabi-Nya. Datang ke majelis ilmu berdua, mendengar dan meresapi setiap ilmu - ilmu Nya dari guru yang penuh ketulusan mengajarkan kisah para qudwah, rasul dan anbiya'. Duduk bermajelis dalam lapis - lapis keberkahan, majelis para mujahidin hingga ia kembali ke tempat masing-masing, majelis para orang mulia, yang Allah sebut-sebut di hadapan para malaikatNya, Majelis yang malaikat menaungkan sayap - sayap keberkahan. Sebab bahagia itu sederhana, datang bermajelis dengan orang tercinta :)
Bahagia itu sederhana......
Duduk dan melihat orang tercinta bahagia, mendengarkan ceritanya soal calon anak yang sedang dikandungnya, bersama secangkir cokelat hangat pelangkapnya. Sesekali memijat pundak dan kakinya yang lelah dan payah setelah seharian bekerja. Mengelus perut yang mulai tumbuh bersama janin yang ada di dalamnya, sambil berdo'a "Rabbii hablii minnassholihin"

 Bahagia itu sederhana.....
Sujud bersama dalam ketaatan, bermunjat penuh harapan dan bertobat dalam cinta dan ketakutan, bersyukur pada setiap nikmat-nikmatNya. 

 Bahagia itu sederhana.....
Mencintai tanpa syarat kesempurnaan, sebab sama tak sempurnanya.


Bahagia itu sederhana.....
Sebab bahagia adalah pilihan dan mensyukuri setiap kenikmatan





Wednesday, March 23, 2016

Hujan Bulan Maret



Anak adalah kehidupan. mereka sekadar lahir melauimu tapi bukan berasal darimu.
Walaupun bersamamu, tetapi bukan milikmu.
Curahkan kasih sayang, tetapi bukan memaksakan pikiranmu karena mereka dikaruniai pikirannya sendiri.
Berikan rumah untuk raganya, tetapi tidak jiwanya karena jiwanya milik masa mendatang yang tak bisa kau datangi bahkan dalam mimpi sekalipun.
Bisa saja mereka mirip dirimu, tetapi jangan pernah menuntut mereka jadi sepertimu sebab kehidupan itu menuju ke depan dan tidak tenggelam di masa lampau.
Kaulah busur dan anak-anakmulah anak panah yang meluncur.
Sang Pemanah mahatahu sasaran bidikan keabadian.
Dia menentangmu dengan kekuasaan-Nya hingga anak panah itu melesat jauh serta cepat.
Meliuklah dengan sukacita dalam rentangan Sang Pemanah sebab Dia mengasihi anak-anak panah yang melesat laksana kilat sebagaimana dikasihi-Nya busur yang mantap.
Kahlil Gibran


 “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang berbentuk (lain). Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.” (Al Mukminun : 12-14)

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
“Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan Kami, anugrahkanlah kepada kami, isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al Furqan: 74)
 
رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
Artinya: 
Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa".(QS. Ali Imran : 38)


 رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

Artinya: Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (anak) yang termasuk orang-orang yang sholeh (QS. Ash Shafat : 100)


NB : Menanti kedatangnya untuk bersama kembali ke Surga-Nya 

Tuesday, March 22, 2016

Website Batimetri Indonesia

Semoga bermanfaat bagi semua, link - link peta batimetri Indonesia yang bisa dijadikan refrensi
1. Peta pelayaran dan mancing mania 

2. Peta batimetri Jaman Jadul bangeeet

3. Peta batimetri (tapi saya gak bisa keluarkan angka kedalamannya)
http://tanahair.indonesia.go.id/home/ ------> baca panduan disini Lalu M. Jaelani (dosen Geomatika ITS)

selain GEBCO dan lain-lain

terimakasih dan silahkan komen untuk bertukar informasi mengenai data batimetri yang mudah diakses

:)

SMS 11.2 - STWAVE ( steady state spektral WAVE )

sumber : Manual book SMS Aquaveo

Modeling Nearshore WaveTransformation with STWAVE by Jane McKee Smith

Modeling Near Shore Wave Surface water Modeling System 11.2

STWAVE ( steady state spektral WAVE ) adalah steady-state dengan metode beda hingga , Model spektral berdasarkan persamaan keseimbangan aksi gelombang . STWAVE buat oleh US Army Corps of Engineers Waterways Experiment Station ( USACE - WES ).
Memperkirakan pertumbuhan dekat pantai angin - gelombang dan transformasi adalah penting komponen sebagian besar proyek pesisir rekayasa , misalnya , memprediksi batimetri dan perubahan garis pantai , memperkirakan navigasi saluran shoaling dan migrasi, merancang atau memperbaiki struktur pantai , menilai kondisi navigasi, dan mengevaluasi evolusi alami dari inlet pesisir atau pantai dibandingkan konsekuensi tindakan rekayasa . propagasi gelombang dekat pantai dipengaruhi oleh kompleks batimetri ( termasuk beting dan saluran navigasi ) ; tide- , angin , dan wavegenerated arus ; ketinggian air gelombang - diinduksi tide- dan variasi ; dan pesisir struktur . Penggunaan model gelombang numerik telah menyebar luas untuk mewakili transformasi gelombang terutama karena meningkatnya kecanggihan mereka dan ekonomi aplikasi relatif terhadap biaya besar pengukuran lapangan atau Studi Model fisik.
STWAVE mensimulasikan kedalaman-diinduksi refraksi gelombang dan shoaling, refraksi dan shoaling saat-diinduksi, mendalam-dan kecuraman yang disebabkan gelombang pecah, difraksi, pertumbuhan gelombang karena masukan angin, dan interaksi gelombang-gelombang dan capping putih yang mendistribusikan dan menghilangkan energi dalam tumbuh medan gelombang. Tujuan dari STWAVE adalah untuk memberikan model yang mudah diterapkan, fleksibel, dan kuat untuk pembangkitan angin gelombang dekat pantai dan propagasi. upgrade terbaru untuk model termasuk angin, gelombang dan bidang gesekan (spasial bervariasi). Juga, bidang angin dan gelombang dapat temporal bervariasi. Metode analisis yang digunakan oleh kode STWAVE bersama dengan format file dan parameter masukan dijelaskan dalam dokumentasi STWAVE. SMS mendukung kedua pra dan pasca-pengolahan untuk STWAVE.
Sebuah spektrum gelombang adalah representasi statistik dari medan gelombang. Secara konseptual , spektrum adalah superposisi linear dari gelombang monokromatik. Ssebuah spektrum menggambarkan distribusi energi gelombang sebagai fungsi dari frekuensi ( Spektrum satu dimensi ) atau frekuensi dan arah ( dua dimensi spektrum). Contoh dari spektrum satu dimensi gelombang diberikan dalam Gambar 1. Periode puncak spektrum adalah kebalikan dari frekuensi puncak spektrum. Tinggi gelombang ( gelombang signifikan atau nol – saat height ) adalah sama dengan empat kali akar kuadrat dari daerah di bawah spektrum . Untuk contoh spektrum yang diberikan pada Gambar 1 , frekuensi puncak 0.105 Hz , puncak Periode adalah 9,5 detik, dan tinggi gelombang 2.8 m. STWAVE didasarkan pada asumsi bahwa fase relatif dari komponen spektral adalah acak , dan demikian informasi fase tidak dilacak (yaitu , itu adalah model fase - rata ). Di aplikasi praktis , informasi fase gelombang di seluruh domain model jarang diketahui cukup akurat untuk memulai model fase - menyelesaikan . Khas, Informasi fase gelombang hanya diperlukan untuk menyelesaikan variasi gelombang -height dekat struktur pantai untuk rinci , near-field refleksi dan difraksi pola . Dengan demikian , untuk situasi ini , model fase - menyelesaikan harus diterapkan .
Asumsi Model
Asumsi yang dibuat dalam STWAVE versi 3.0 adalah:
1.       kemiringan dasar ringan dan refleksi gelombang diabaikan. STWAVE adalah halfplane sebuah Model , yang berarti bahwa energi gelombang dapat merambat hanya dari lepas pantai ke arah perairan dekat pantai yang ( ± 87,5 deg dari sumbu x grid , yang biasanya merupakan perkiraan arah pantai - normal)
2.       Spasial homogen lepas pantai kondisi gelombang . Variasi dalam spektrum gelombang sepanjang batas lepas pantai dari domain pemodelan adalah jarang diketahui , dan untuk domain pada urutan puluhan kilometer , adalah diharapkan akan kecil . Dengan demikian , spektrum masukan di STWAVE adalah konstan sepanjang batas lepas pantai versi masa depan dari model akan memungkinkan variabel masukan.
3.       Steady-state waves, currents, and winds. STWAVE is formulated as a steady-state model. A steady-state formulation reduces computation time and is appropriate for wave conditions that vary more slowly than the time it takes for waves to transit the computational grid. For wave generation, the steady-state assumption means that the winds have remained steady sufficiently long for the waves to attain fetch-limited or fully developed conditions (waves are not limited by the duration of the winds).
4.       Linear refraction and shoaling. STWAVE incorporates only linear wave refraction and shoaling, thus does not represent wave asymmetry. Model accuracy is therefore reduced (wave heights are underestimated) at large Ursell numbers.
5.       Depth-uniform current. The wave-current interaction in the model is based on a current that is constant through the water column. If strong vertical gradients in current occur, their modification of refraction and shoaling is not represented in the model. For most applications, threedimensional current fields are not available.
6.       Bottom friction is neglected. The significance of bottom friction on wave dissipation has been a topic of debate in wave modeling literature. Bottom friction has often been applied as a tuning coefficient to bring model results into alignment with measurements. Although bottom friction is easy to apply in a wave model, determining the proper friction coefficients is difficult. Also, propagation distances in a nearshore model are relatively short (tens of kilometers), so that the cumulative bottom friction dissipation is small. For these reasons, bottom friction is neglected in STWAVE
7.       Linear radiation stress. Radiation stress is calculated based on linear wave theory.

Friday, March 18, 2016

ADCIRC Error Solution

Question: I am running ADCIRC and am continually getting the **ERROR: Elevation.gt.ErrorElev, ADCIRC stopping**

The main issue with the "Elevation.gt.ErrorElev.ADCIRC stopping" message is that the model is becoming unstable. Instability in a model can be caused by many different factors. It could be due to poor elevation interpolation but there can also be many other factors, like the bathymetry data. In the past, we have had success using LTEA to generate the mesh, running shorter simulations and experimenting with the values of the Tidal constituents and what your convergence criteria is.
For more information on LTEA, you can go to our wiki and our tutorial for ADCIRC LTEA Meshing. I would also recommend activating the 'Mesh Quality' option, so you can more easily visualize elements that may be creating problems for your model. Information on that can be found here.
(Source: Forum Aquaveo)

NFOVER = non-fatal error override option;

= 0, inconsistent input parameters will cause program termination.

= 1, inconsistent input parameters will, (when possible), be automatically corrected to a default or consistent value and execution continued. Be sure to read the nonfatal warning messages to see whether any parameters have been modified. Note that not all inconsistent parameters can be corrected automatically and therefore fatal error messages and program termination may still result.

Note for NFOVER:

Occasionally, the elevation solution becomes unphysically large due to improper numerical parameter settings, time step stability criteria violation.  It can be useful for ADCIRC to terminate based on a user-specific limit to the computed water elevation.   To enable this feature, ADCIRC must be compiled with the  DEBUG_WARN_ELEV compiler directive.  This is set in the cmplrflags.mk file.  For example, for the serial model,

DA            :=  -DREAL8 -DLINUX -DCSCA –DDEBUG_WARN_ELEV

and for the parallel model:

DP            :=  -DREAL8 -DLINUX -DCSCA -DCMPI -DDEBUG_WARN_ELEV

This enables extra parameters in the fort.15 file, specified on the NFOVER line:

NFOVER, WarnElev, iWarnElevDump, WarnElevDumpLimit, ErrorElev

ADCIRC then monitors the maximum water elevation and behaves as follows:

A warning is issued if the elevation exceeds WarnElev.

A global elevation file (written to fort.69) will be written if WarnElev is exceeded AND iWarnElevDump == 1

Execution will be terminated if WarnElevDumpLimit global elevation files have been written due to the above warning limits.

Execution will be terminated if elevation exceeds ErrorElev.

The default values are:

WarnElev = 20.0         ! Warn at 20 meters

iWarnElevDump = 0       ! Do not write global elevation files

WarnElevDumpLimit = 50  ! Terminate execution if the warning level is reached 50 times

ErrorElev = 1000.0      ! Terminate execution of the water elevation exceeds 1000 meters

Example: to override the defaults, recompile ADCIRC as above, and modify the NFOVER line in the fort.15 file:

1 10. 0 100 30.

This will cause ADCIRC to warn when the water elevation exceeds 10 meters, no global elevation files will be written, and ADCIRC will terminate if 100 warnings are generated OR the elevation exceeds 30 meters.

(Source: adcirc.org)


Wednesday, March 16, 2016

Surface water Modeling System - ADCIRC

ADCIRC ( ADvandce CIRCulation  )


Salah satu program yang biasa digunakan dalam menyelesaikan permasalahan numerical numerik untuk model hidrodinamika laut adalah paket software komerisal ataupun gratis-an yang sudah banyak dibuat oleh para Ahli dan digunakan oleh banyak paneliti di berbagai belahan dunia untuk mengerjakan penelitian ataupun tujuan komersial. Beberapa software komersial untuk menyelesaikan pemodelan numerik adalah MIKE 21, Delft 3D (juga ada open source), SMS (juga ada trial version), ADCIRC (include di SMS) dan lain sebagainya. Sedangkan yang masih open source atau gratis-an adalah Pricenton Ocean Modeling (POM), Regional Ocean Modeling (ROM), Finite Volume Computer Ocean Modeling (FVCOM), Delft community, CC2HD, CC3HD dan ECOMSED.

Kali ini kita akan coba bahas tentang ADCIRC. Dari website resmi adcirc.org,
ADCIRC adalah sebuah sistem dari program komputer untuk memnyelesaikan secara waktu yang tertentu, sirkulasi permukaan bebas, dan masalah transport dalam dua atau tiga dimensi. Program ini menggunakan finite elemen method dengan fleksibelitas tinggi serta grid yang tidak terstruktur.
ADCIRC dapat diaplikasikan untuk berbagai masalah meliputi;
1. Prediksi dari gelombang badai dan banjir
2. Modeli pasang surut dan sirkulasi yang disebabkan angin
3. Studi larva tranport
4. Kelayakan pengerukan dan studi sebaran partikel
Rumus persamaan ADCIRC

Rumus Persamaan ADCIRC

salah satu kelebihan ADCIRC dalam memodelkan arus maupun transport sedimen, ADCIRC telah mampu menggabungkan antara pemodelan arus, transport dengan gelombang dengan persamaan dari program SWAN. Hal ini lebih memudahkan user dalam memodelkan karena hanya dalam satu waktu dapat memodelkan ketiganya. Hal yang sama juga mampu dilakukan dengan Coastal Modeling System - Flow dan Wave. Namun, CMS Flow dan Wave harus terpisah dalam pengerjaannya. CMS Wave dulu dan hasilnya di masukan sebagai input-an dari CMS- Flow.
Salah satu software yang mampu menyamai dengan ADCIRC dan CMS yang keduanya sudah masuk dalam paket software SMS (surface water Modeling System) adalah Delft 3D. Delft 3D juga telah mampu menggabungkan antara gelombang dan sediment namun dengan cara seperti CMS Flow yang tidak dapat bersamaan. Selain itu juga ada MIKE 21/3 yang dikembangkan oleh Danish Hydraulic Institute, dimana software tersebut telah mampu melakukan running gelombang, arus, pasang surut dan transport sedimen dalam satu waktu bersamaan.
Gabungan ADCIRC dengan SWAN

Rumus Persamaan ADCIRC dan SWAN

Contoh Model dengan ADCIRC

Alur Modeling dengan ADCIRC
Alur model diatas adalah alur memodelkan ADCIRC ketika belum masuk paket software SMS, sehingga user harus melakukan coding sendiri untuk mengerjakannya. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di adcirc.org dan SMS-Aquaveo . 
Jika ingin diskusi untuk modeling arus dan transport sediment dengan SMS (CMS FLOW - ADCIRC) atau MIKE (Wave, Arus dan transport sediment) dapat menghubungi penulis di baharudinfahmi@yahoo.co.id

M. Baharudin Fahmi

Thursday, March 10, 2016

Separuh yang kau bawa


Rasulullah saw bersabda,”Apabila seorang hamba menikah maka sungguh orang itu telah menyempurnakan setengah agama maka hendaklah dia bertakwa kepada Allah dalam setengah yang lainnya.” (Hadits riwayat Albaihaqi)

Didalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Thabrani dari Anas bahwa Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa yang diberikan rezeki oleh Allah seorang istri yang sholehah maka sungguh dia telah dibantu dengan setengah agamanya maka hendaklah dia bertakwa kepada Allah dalam setengah yang lainnya.”

Jadi teringat dengan celoteh pertanyaan kawan, mungkin terasa geli, lucu bahkan absurd kecuali bagi Liqoumi yatafakkarun. 
"Mas, aku pengen tahu istri sampeyan yang mana, kog mau sama orang kayak sampeyan".
"wkwkwkwkw"

begitu tulisan pertanyaan yang disampaikan lewat media komunikasi jaman sekarang. Mungkin maksudnya adalah guyonan santai sesama teman, namun begitulah allah menurunkan nikmat berupa misykat yang masuk ke hati. Sensitifitas rasa humor dan sensitifitas spiritual berada di balik pertanyaan itu.

Selalu ada alasan kenapa orang memilih A atau memilih B bahkan Z. Pilihan yang didasarkan pada rasional dan hati. Kalau kemudian kita tanyakan lebih jauh, siapakah yang menggerakkan seseorang memilih ini dan itu?. "ALLAH". 

Maka, ketika sensitifitas humor dan spiritualitas bertemu, jawabannya adalah ALLAH ingin menyentuh hati mu dari rasa syukur atas nikmat - nikmat yang Ia turunkan kepada mu. berupa seorang istri yang mau mendamping mu.
Ketika Dia memberimu, Dia mempersaksikan kebaikan-Nya. Ketika Dia tidak memberi mu, Dia memperlihatkan kuasa-Nya. Pada semua itu, Dia memperkenalkan diri kepadamu dan mendatangi mu lewat kelembutan-Nya. (Ibnu Atha'illah al-iskandari)

Ya, pendamping hidup yang oleh Rasulullah disebut dengan istilah "Separuh Agama", Separuh yang ia bawa menyempurnakan yang kau punya. Separuh itu yang akan melengkapi sisi yang kosong, celah - celah kecil dalam agama mu. Banyak dimensi yang ia lengkapi untuk menyempurnkan sisi kekurangan mu. 

sisi kurang itu akan dilengkapi dengannya langsung atau tidak langsung, secara terang - terangan atau sembunyi, dzahir maupun batin. Hingga separuh bangunan itu meyempurnakan apa yang kau punya dan kau persembahkan kepada NYA.

Jika di sisi agama mu, kau kurang punya jiwa kepemimpinan, maka ia datang siap mentaati kepemimpinan mu dalam jalan NYA.

jika pada sisi agama mu, masih belum genap ketaatan mu kepada-Nya, maka IA hadirkannya agar kau semakin taat bersama mu.

jika sisi agama mu, rasa syukur mu masih berlubang dengan kekufuran, maka ia hadir agar kau semakin mentafakuri dan mensyukuri nikmat yang selalu mendampingi mu, istri yang sholihah.

Jika sisi agama mu masih longgar di kesabaran, Allah datangkan ia agar kau senantiasa saling bersabar dan menerima kekurangan dalam ketaatan.

Jika pada agamu masih kurang dalam rasa mendidik, ia datang dengan tulus untuk kau didik dan saling mendidik menjadi lebih baik baik dengan tarbiyah illahiyah.
Jika dalam diri mu masih kurang rasa maaf, ia datang agar saling belajar memaafkan.  

Hujan bulan Februari, hujan yang menggenapi secangkir iman yang masih setengah kosong. Tetesan nikmat yang menutup celah kecil dan lubang untuk kesempurnaan. Hujan Bulan Februari adalah dimana Allah guyurkan nikmat agar kau melihat indahnya pelangi setelahnya. Hujan bulan Februari adalah "seolah-olah" turunnya Qur'an surah Arrahman di pagi itu,

Surat Ar-Rahman Ayat 70
Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik.
 
Surat Ar-Rahman Ayat 71
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
 
Surat Ar-Rahman Ayat 72
(Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, dipingit dalam rumah.
 
Surat Ar-Rahman Ayat 73
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
 
Surat Ar-Rahman Ayat 74
Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin.
 
Surat Ar-Rahman Ayat 75
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
 
Surat Ar-Rahman Ayat 76
Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.
 
Surat Ar-Rahman Ayat 77
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
 
Surat Ar-Rahman Ayat 78
Maha Agung nama Tuhanmu Yang Mempunyai Kebesaran dan Karunia.


Monday, March 7, 2016

Pemodelan Sebaran Limbah di Laut

Pemodelan pencemaran laut

Pencemaran adalah sebarang penambah pada udara, air, dan tanah atau makanan yang membahayakan kesehatan, keratahanan atau kegeiatan manusia atau organisme hidup lainya. Sedangkan berdasarkan undang – undang no. 23 tahun 1997, pencemaran adalah  masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain ke dalam lingkungan oleh manusia sehingga kualitasnya turun sampai tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan tersebut tidak dapat berfungsi sesuai peruntukkannya.
Dalam konteks pencemaran laut, maka pencemaran laut dapat diartikan sebagai masuknya zat atau energi secara langsung maupun tidak langsung oleh kegiatan manusia ke dalam lingkungan laut, sehingga menimbulkan akibat yang merugikan baik bagi manusia maupun lingkungan. Berdasarkan definisi tersebut, maka dapat digaris bawahi bahwa penambahan zat atau energi sehingga terjadi pencemaran laut tidak hanya terjadi secara alami, namun juga karena kegiatan manusia. Secara alami contohnya, tsunami, badai atau gunung meletus. Sedangkan karena kegiatan manusia contohnya kecelakaan kapal, tumpahnya minyak di laut, pembuangan hasil pengerukan atau pembangunan wilayah pantai.
Dari pengelompokkan diatas, maka dapat diidentifikasi bahwa sebaran sumber dari pencemaran laut dapat dibedakan menjadi;
Point source
Yaitu sember pencemaran dapat diketahui dengan jelas lokasi sumbernya. Misalnya, sumber pencemaran dari instalasi pembuangan limbah pabrik atau industri, tumpahan minyak dan buangan energi panas dari pendingin PLTU.
Non Point Source
Yaitu sumber pencemar yang tidak terlokalisir secara definitif, misal limbah rumah tangga yang tidak terintegrasi dengan wilayah pesisir, sedimentasi dari aliran sungai dari pegunungan.

Interaksi Limbah pencemar laut dengan air laut
Begitu masuk ke perairan pesisir dan laut, limbah akan berinteraksi dengan air laut dan menghasilkan perilaku limbah yang khas sesuai dengan zat limbah tersebut. Perilaku tersebut dapat berupa menguap, larut, terdispersi dan sebagainya. Sehingga hal ini selanjutnya akan mengubah konsentrasi limbah dan intentsitasnya serta dampaknya terhadap lingkungan.  Selain itu, Dinamika air laut menyebabkan terjadinya transportasi unsur – unsur kimia yang penting bagi kehidupan di laut. Salah satu contohnya adalah pergerakan atau distribusi zat hara di pesisir yang dibantu oleh dinamika arus dan turbulensi.  Diantara proses – proses tersebut adalah Proses ADVEKSI dan Proses DIFUSI, baik secara molekular ataupun turbulen, pengendapan (sedimentasi), dispersi, penguapan, penyerapan, penyebaran dan reaksi fotolitik.
ADVEKSI : penyebaran partikel atau polutan yang disebabkan oleh adanya gerakan massa medium fluida disebabkan oleh arus. Adveksi menyebabkan transportasi/ perpindahan polutan dari satu lokasi kelokasi lain sesuai dengan sirkulasi air laut.
Difusi Molekuler : penyebaran partikel karena gerakan random molekul yang sering dideskripsikan dengan hukum Fick atau persamaan difusi klasik. Dimana laju pemnyebaran partikel diasumsikan sebanding dengan perbedaan konsentrasi partikel pada arah gerakan penyebaran.
Difusi Turbulen : penyebaran partikel secara acak karena gerakan turbulensi, sering juga dianalogikan dengan difusi molekuler dengan memiliki koefisien difusi lebih besar. Koefisien turbulen seringkali disebut juga dengan istilah koefisien “eddy”.
Dispersi : penyebaran partikel atau sekumpulan polutan oleh karena kombinasi efek shear dan difusi molekuler ataupun turbulen. Efek shear sendiri dapat diartikan adveksi partikel fluida dengen kecepatan berbeda pada lokasi yang berbeda.

Pemodelan Penyebaran Polutan / Limbah Pencemar Laut
Karena proses – proses yang begitu kompleks, baik perilaku polutan maupun proses penyebarannya, maka pemodelan bisa dilakukan sebagai salah satu teknik pendekatan untuk melihat proses yang dominan terjadi. Dengan kata lain, pemodelan dilakukan untuk menyederhanakan proses – proses yang begitu kompleks. Pemodelan penyebaran polutan yang akurat akan bermanfaat untuk menghasilkan informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan.
Pemodelan yang akurat membutuhkan representasi yang memadai baik mengenai parameter, proses, dan kondisi batas pemodelan. Semakin banyak asusmsi yang digunakan, maka semakin mudah untuk diselesaikan, namun hasilnya menjadi kurang realistis di lapangan. Sedangkan sebaliknya, semakin kompleks model, semakin rumit dan semakin akurat hasil di lapangan.  Keakuratan hasil sangat dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain data – data lapangan yang valid.
Beberapa software pemodelan numerik untuk perilaku penyebaran polutan atau limbah di daerah laut antara lain, Surface water Modeling System (SMS), Mike 21 by DHI dan DELFT 3D. Secara umum, kunci dari pemodelan ini adalah pemodelan hidrodinamik dan pemodelan limbah itu sendiri. Oleh karena itu, data yang diambil haruslah valid dan memenuhi kebutuhan sebagai input model. Dari ketiga software pemodelan tersebut, paling tidak harus ada beberapa data yang disiapkan, antara lain;
1.      Data Batimetri
2.      Data arus
3.      Dan Pasang surut
4.      Suhu perairan
5.      Data polutan ; konsentrasi, suhu dsb
Sehingga untuk mendapatkan data yang valid tersebut, maka pengambilan data perlu dikerjaan oleh orang yang profesional dan paham dengan software – software yang akan digunakan. Untuk itu anda bisa menghubungi (Baharudin Fahmi By Phone/WA 089676363990) sehingga data yang anda perlukan untuk model valid, atau jika butuh model, juga bisa hubungi nomer di atas untuk pengerjaan model.


contoh variabel dalam Modul Mike untuk Envirometal Analysis