Sunday, June 26, 2016

Survey Rona Awal Lingkungan

RONA LINGKUNGAN
Rona lingkungan diasebut pula sebagai Environmental Setting atau Environmental Baseline yang merupakan keadaan lingkungan sebelum proyek dibangun. Untuk Studi Evaluasi Lingkungan (SEL), Rona Lingkungan dapat disebut sebagai keadaan lingkungan sewaktu dilakukan penelitian. Mengingat bahwa dalam keadaan ini proyek sudah berjalan maka istilah Environmental Baseline kurang cocok untuk digunakan dalam SEL.

Penyusunan deskripsi dari rona lingkungan merupakan bagian dasar yang sangat penting dalam proses AMDAL seperti juga halnya dengan penyusunan deskripsi proyek. Dalm proses pendugaan dampak lingkungan, dasar dari pendugaan adalah informasi yang terdapat di dalam deskripsi proyek dan rona lingkungan. Deskripsi proyek dan rona lingkngan yang tidak lengkap atau datanya tidak benar atau kurang tepat akan menghasilkan pendugaan dampak yang tidak lengkap atau tidak benar pula. Itulah sebabnya penyusunan rencana penelitian untuk mendapatkan gambaran rona lingkungan harus dilakukan dengan cermat dan dalam waktu yang cukup. Apabila pendugaan dampak lingkungan kurang tepat, keadaan akan berkepanjangan sampai kepada saran-saran dalam pengelolaan lingkungan dan keputusan-keputusan yang akan diambil oleh pengambil keputusan.


I. Pengertian Mengenai Rona Lingkungan

Rona lingkungan merupakan gambaran keadaan lingkungan di tempat proyek yang akan dibangun dan di daerah sekitarnya. Rona lingkungan alam dan lingkungan buatan manusia (pemukiman, pertanian, dan sebagainya).
Rona lingkungan dalam proses pendugaan lingkungan mempunyai dua kegunaan utama yaitu untuk pendugaan keadaan lingkungan di masa yang akan datang tanpa proyek dan keadaan lingkungan dimasa datang dengan proyek. Untuk dapat melakukan pendugaan ini diperlukan pemahaman mengenai sifat dan dinamika dari lingkungan tersebut. Untuk memahami sifat dan dinamika ini diperlukan pemahaman mengenai komponen-komponen limgkungan dan hubungan timbal-balik antara komponen tersebut. Untuk pemahaman ini diperlukan waktu dan biaya yang banyak dan hal ini tidak dimungkinkan oleh studi AMDAL.
Jain et.al.(1981) menanamkan komponen tersebut sebagai attributes lingkungan, dan menyatakan bahwa dampak lingkungan dapat dinyatakan sebagai terjadinya perubahan lingkungan dari komponen lingkungan dan perubahan yang terjadi pada hubungan antar komponen. Defenisi mengenai attributes lingkungan yang diberikan adalah sebagai berikut Variabel atau komponen-komponen yang menunjukkan ciri atau sifat dari lingkungan disebut sebagai attributes, dan perubahan sari attributes lingkungan menunjukkan indikator dari adanya perubahan dari lingkungan.
Sesuai dengan tujuan dari studi AMDAL untuk melakukan pendugaan lingkungan yang mungkin terjadi karena adanya suatu proyek yang akan dibangun, maka bukan maksudnya bahwa rona lingkungan ini akan menyajikan keadaan rona lingkungan dengan sifat dan dinamikanya secara mendetail, tetapi mempelajari indikator-indikator perubahan lingkungan melalui perubahan dari komponen atau attributes lingkungan.

2. Pendekatan dalam Penelitian Rona Lingkungan
Sesuai dengan pengertian rona lingkungan tersebut maka pendekatan dari penelitiannya yaitu dengan menyusun dan menggunakan Daftar Komponen Lingkungan. Mengingat adanya pengertian bahwa makin banyak komponen lingkungan yang akan diteliti makin lengkaplah pengertian yang akan didapat mengenai rona lingkungan tersebut maka banyak tim AMDAL yang menghendaki suatu studi yang luas dan sangat mendetail. Tetapi hal ini akan memerlukan waktu yang lama dan biaya yang mahal. Oleh karena itu studi dibatasi pada komponen-komponen lingkungan yang mempunyai potensi cukup besar atau terkena dampak. Dalam menentukan komponen ini banyak cara pendekatan yang ditempuh dengan dasar keahlian dari anggota tim, diskripsi proyek, skoping, pedoman atau Peraturan Pemerintah dan pustaka-pustaka.
Informasi lingkungan harus menggambarkan rona lingkungan awal dari komponen lingkungan yang diperkirakan akan berubah serta menggambarkan sifat dan karakter komponen Iingkungan yang akan digunakan untuk menopang perkiraan dampak dan evaluasi dampak.

2.1. Pendekatan yang berdasarkan kegunaan bagi pemakai
Penyusunan daftar komponen menurut Canter (1977) mempunyai tiga kegunaan, yaitu kegunaan bagi pendugaan dampak, kegunaan bagi pengambil keputusan atau instansi yang mengevaluasi dan bagi pemrakarsa proyek, yaitu sebagai berikut:
a. Menyusun daftar komponen lingkungan yang akan digunakan sebagai dasar pendugaan dampak lingkungan yang akan terjadi karena adanya suatu proyek.
b. Menyusun daftar komponen lingkungan agar pengembalian keputusan dan yang mengevaluasi dapat mengetahui kebutuhan-kebutuhan dari proyek dan memahami ciri dan sifat lingkungan di daerah tempat akan dibangun proyek serata nilai sumberdaya alam dan lingkungan fisik bagi masyarakat setempat. Hal-hal yang ingin diketahui tersebut biasanya telah dicantumkan didalam pedoman-pedoman yang telah dikeluarkan pemerintah.
c. Menyusun daftar komponen lingkungan berdasarkan kebutuhan dari proyek.
Tim AMDAL yang baik akan dapat menyusun komponen lingkungan berdasarkan ketiga kegunaan tersebut, karena masing-masing kegunaan tersebut akan saling kait-mengkait, penggunaan salah satu kegunaan saja akan selaluh mendatangkan kritik oleh salah satu pihak yang menyatakan komponen-komponen yang diteliti masih kurang lengkap.
Pegangan umum yang paling penting dalam penyusunan komponen lingkungan adalah :
a. Semua komponen lingkungan yang diperlukan untuk diketahui karena akan terkena dampak tidak ada yang terlewatkan, dan akan diteliti secara intensif.
b. Komponen lingkungan yang kurang relevansinya dengan dampak yang akan terjadi tetapi masih di dalam daerah dampak (impct area) perlu diteliti juga secara ekstensif, karena pada dasarnya komponen-komponen lingkungan di dalam suatu ekosistem saling berhubungan. Pedoman umum penyusunan daftar komponen lingkunganuntuk berbagai macam proyek sebenarnya sulit untuk dibuat atau samasekali tidak ada, sehingga walaupun Pedoman Penyusunan AMDAL yang dikeluarkan oleh pemerintah memuat daftar komponen-komponen lingkungan yang diteliti, hal tidak berarti baha harus komponen itu saja yang akan diteliti, walaupun jelas-jelas bahwa komponen tersebut tidak akan terkena dampak. Sebaliknya apabila ada komponen lain yang akan terkena dampak tetapi tidak terdapat di dalam daftar lalu tidak diteliti, hal ini tidak benar. Pada dasarnya harus selalu diinginkan bahwa perbedaan di dalam macam dan besarnya proyek serta rona lingkungan yang berbeda akan menghasilkan dampak yang berbeda dan berarti daftar komponen lingkungan dapat berbeda pula.
Mengingat bahwa didalam konsep program pembangunan dan konservasi lingkungan hidup yang perlu diselamatkan adalah kedua-duanya, maka dalam penyusunan daftar komponen lingkungan yang perlu dilakukan adalah pengaruh proyek pada lingkungan dan pengaruh lingkungan pada proyek.

2.2. Cara penyusunan daftar komponen lingkungan
Cara yang efektif, efisien dan relatif lebih mudah adalah dengan mempelajari daftar-daftar komponen lingkungan yang telah disusun oleh tim atau ahli lain. Selain itu digunakan juga daftar komponen-komponen yang telah dipelajari dari berbagai pustaka atau sumber lain. Berbagai daftar komponen lingkungan tersebut, kemudian digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam studi AMDAL.


2.3. Daftar komponen lingkungan berdasarkan pedoman dari instansi pemerintah.

National Emironmental Board (N.E.B) dari Thailand pada tahun 1979 telah mengeluarkan 17 daftar komponen lingkungan yang berbeda untuk 17 macam proyek pembangunan, yaitu untuk proyek:
1. Agro-industri
2. Pengembangan daerah pesisir
3. Bendungan dan reservoirs
4. Penggalian dan penimbunan
5. Jalan raya
6. Perumahan
7. Pemukiman
8. Daerah industri
9. Industri
10. Institusi (hotel, rumah sakit, sekolah, basis militer, fasilitas umum, dan lain sebagainya)
11. Tambang
12. Tenaga nuklir
13. Penambangan lepas pantai
14. Pipa minyak
15. Pelabuhan
16. Lalu-lintas cepat
17. Tenaga panas
Contoh Komponen lingkungan untuk proyek bendungan dan waduk (reservoirs):
Faktor fisik
1. Kuantitas air permukaan (hidrologi)
2. Kualitas air permukaan
3. Air bumi (ground water)
4. Tanah
5. Geologi dan seismologi
6. Sedimen dan erosi
7. Iklim
Faktor ekologi
8. Perikanan
9. Biologi perairan
10. Biologi darat
11. Kehutanan
12. Ekologi reservoir
Nilai – nilai yang digunakan masyarakat
13. Suplai air
14. Budidaya perairan
15. Navigasi
16. Pengendalian banjir
17. Pengembangan pengelolaan mineral
18. Jalan raya dan keretaapi
19. Tataguna tanah
Nilai kualitas kehidupan
20. Sosial-ekonomi
21. Pemukiman
22. Kesehatan masyarakat
23. Nutrisi (gizi) masyarakat
24. Rekreasi dan estetika
25. Arkeologi dan nilai sejarah
Bangunan irigasi
26. Tanaman dan produksi makanan
27. Kelembagaan
28. Pembagian irigasi
29. Drainasi dan salinitas
30. Kesuburan tanah
31. Aliran kembali
32. Persediaan air
33. Agro-industri
34. Kimia-pertanian

Bangunan tenaga air
35. Pasaran dari listrik
36. Alternatif dari tenaga panas
37. Pelistrikan desa
38. Jaringan kawat listrik

Contoh Komponen lingkungan untuk proyek industri
Fisik
1. Udara
2. Air
3. Hidrologi
4. Lahan
5. Topografi dan geologi
6. Bahan baku
Ekologi
7. Habitat suaka margasatwa
8. Habitat ikan
9. Sumberdaya yang berguna untuk manusia
10. Ekologi yang unik
11. Sistem ekologi
Nilai yang digunakan manusia
12. Tataguna tanah
13. Transportasi
14. Persediaan air
15. Sumber energi
16. Pertanian
17. Drainasi dan pengendalian banjir
Nilai Kualitas Hidup
18. Sosial-ekonomi
19. Bahaya dalam lingkungan kerja
• faktor fisik
• faktor kimia
• faktor pathogen
20. Estetika
21. Kesehatan


Kami Menyediakan Jasa Survei Rona Awal Lingkungan & Pemodelan Komputer Rona Awal Lingkungan Laut
Contact: WA 089676363990 - Phone 0852 5940 2290
Email : baharudinfahmi@gmail.com

1 comment:

  1. LAYANAN PEMBIAYAAN LE-MERIDIA. perusahaan pinjaman yang memberi saya pinjaman 5.000.000,00 USD Ketika investor pinjaman lain mengabaikan tawaran saya, tetapi Le_Meridian Funding Service memberi saya pinjaman yang berhasil. Mereka langsung terlibat dalam pembiayaan pinjaman dan proyek dalam hal investasi. mereka memberikan solusi pembiayaan untuk perusahaan dan individu yang mencari akses ke dana pasar modal, mereka dapat membantu Anda mendanai proyek Anda atau memperluas bisnis Anda .. Email Kontak :::: lfdsloans@lemeridianfds.com Juga lfdsloans@outlook.com atau Tulis di nomor whatsapp pada 1- (989-394-3740) Good Intend,

    ReplyDelete