Monday, July 6, 2015

ihdinashirotol mustaqim

salah satu surat dalam Al-Qur'an yang sering dibaca adalah Al-Fatihah, sering disebut juga dengan tujuh ayat yang diulang. Minimal orang membacanya 17 kali dalam sehari semalam, kalau ditambah sholat sunnah, yaa.. tinggal nambahkan dan mengalikan saja. Tujuh ayat yang juga disebut ummul Kitab, Induknya kitab, sebab disitulah inti dari Al-Qur'an, Al-Baqoroh sampai annas adalah penjabaran dari tujuh ayat tersebut. Tujuh ayat yang didalamnya terdapat adab, menyanjung dan kemudian meminta. Separo untuk Allah dan separo untuk hambanya, Separo berisi pujian, separo berisikan permintaan.
Salah satu permintaan yang ada didalam ayat surah tersebut adalah Ihdinashirotol Mustaqiim, dalam terjemahan Al-Qur'an Depag artinya, 
Tunjukanlah kami jalan yang lurus
Apa jalan lurus itu ?
(yaitu) Jalan orang-orang yang telah engkau beri nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan jalan yang sesat.
begitulah penjelasan yang terdapat dalam surah al fatihah, bahwa Ihdinashirotol mustaqim adalah jalan yang lurus dan jalanorang - orang yang Allah beri mereka nikmat dan bukan jalan orang - orang yang dimurkai.

Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya kemudian merincikan, siapa saja yang termasuk kedalam orang - orang yang telah Allah beri nikmat.
 "Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul-Nya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi, para shiddiqun, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. Yang demikian itu adalah kurnia dari Allah, dan Allah cukup mengetahui." (An-Nisa': 69 -- 70).

oleh karena itu, jalan yang lurus bukanlah jalan yang datar lagi mudah dilalui, kadang ia terjal mendaki yang dapat membuat putus asa, turunan yang curam yang bisa menggelincirkan.

Jalan yang lurus itu berarti..
jalan yang dilalui Nabi Nuh A.S, yang berdakwah sepanjang hidupnya dan dianggap gila karena membuat perahu diatas gunung.
Jalan yang dilalui Nabi Ayub A.S, dengan ujian penyakit yang bertahun - tahun, harta benda yang diambil seketika, dijauhi oleh orang - orang di sekitar sampai kemudian istrinya juga meninggalkannya sendirian karena tidak kuat dengan penyakit yang diderita oleh Nabi Ayub.
berarti juga, Jalan yang lurus itu adalah jalannya Bunda Maryam, wanita pilihan atas seluruh alam yang mengabdikan hidupnya kepada 

0 comments:

Post a Comment